13 November 2009

Perkantoran Minahasa Utara

 DSC00019DSC00024  

DSC00022

 

DSC00021

23 Agustus 2009

Pembangunan Di Kaki Gunung Klabat

DSC00010 DSC00002

DSC00025 DSC00007 DSC00005

Pemkab Minahasa Utara sedang membangun di Kaki Bukit Gunung Klabat.

Kebanyakan warga Airmadidi sangat tidak setuju adanya pembangunan di bukit gunung Klabat ini, karena merusak lingkungan, dan kedepannya cukup membahayakan kita yang dibawahnya. Tapi entahlah...

Barangkali juga ini prestasi sehingga Bupati Minut menerima penghargaan dari Menteri Kehutanan.

Minut Terima Penghargaan Menhut

KIPRAH Bupati Drs Sompie Singal dalam melestarikan hutan dan lingkungan hidup mendapat perhatian dan penilaian dari Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban. Buktinya, Sompie Singal satu-satunya kepala daerah di Sulut yang menerima penghargaan tertinggi dibidang kehutanan yang diserahkan kemarin (14/10) olen Menhut.Selain bupati, ada juga stakeholder yang menerima yakni PT Tirta Investama atau Aqua Airmadidi Bawah Kecamatan Airmadidi.Menurut Kepala Dinas Kehutanan Ir Joppi Lengkong, Minut mendapat penghargaan bidang kehutanan oleh menteri kehutanan, karena peduli dengan kehutanan. Penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Drs Sompie Singal atas kerja dan upaya serta inovasi menghijaukan Minut dan memberantas kegiatan penebangan liar. “Ini suatu prestasi dan tantangan untuk lebih menghijaukan Minut. Penghargaan diserahkan menteri kehutanan di kantor Departemen Kehutanan,” kata Lengkong.(van/*) mdopost.com

03 Juni 2009

Minut Raih Adipura

AIRMADIDI—Perjuangan panjang warga Minut untuk meraih penghargaan daerah bersih akhirnya tercapai. Ya, Airmadidi dengan kategori kota kecil, mendapatkan piala Adipura dan akan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di istana negara kepada Plt Bupati Drs Sompie Singal Jumat (5/6) mendatang. Prestasi ini dibilang membanggakan. Karena tercatat, Minut satu-satunya daerah pemekaran di Sulut dan masih berusia 5 tahun, boleh diberikan penghargaan tertinggi bidang lingkungan. Sebelumnya, 2008 lalu, Minut hanya meraih sertifikat Adipura.Plt Bupati Drs Sompie Singal bersama Plh Sekkab Drs Ruddy Umboh mengatakan, Minut khususnya Kota Airmadidi mendapat Adipura. Ini suatu penghargaan bagi rakyat Minut, yang selalu menjaga kebersihan dan kepercayaan dari pemerintah pusat. “Kita harus syukuri penghargaan ini. Saya akan ke Jakarta untuk terima penghargaan Jumat nanti,” kata Singal dihadapan penerima bantuan UKMM Minut.(van) Mdopost 3 juni 2009

Ternyata gampang dapa Adipura, cukup sapu-sapu jalan pada saat tim datang.

PROYEK-PROYEK, WC-WC

WC di Maumbi

Merencanakan sebuah proyek diharapkan proyek tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Beberapa proyek seperti pembuatan jalan lingkungan atau jalan pedesaan walaupun ada yang kelihatan asal jadi tapi sangat bermanfaat. Tetapi ada juga beberapa proyek di Airmadidi Kab. Minahasa Utara yang tanpa tujuan jelas atau belum di manfaatkan, Seperti jalan mulus yang cukup lebar sepanjang kurang lebih 100 meter berada di atas perum kaki gunung Klabat, entah apa maksudnya jalan di bangun di tengah perkebunan, sementara jalan ke Perum hancur lebur….
Pemkab Minut juga sepertinya suka sekali bangun WC. Entah, apa Pemkab merasa warga Airmadidi tidak banyak yang punya WC ? (tidak juga). Kalau hanya permintaan penumpang kendaraan, paling tidak ada 2 WC umum di Airmadidi. Di terminal Airmadidi dan di SPBU Airmadidi.
Setidaknya disekitar Airmadidi, ada 2 WC yang telah dibangun oleh Pemkab. Yang pertama terletak di bekas Kantor Kecamatan pertigaan arah Sawangan dan ada juga 1 WC di samping waruga di daerah Maumbi. Tapi sampai saat ini tidak berfungsi (tunggu rusak lagi) dan hanya di biarkan tanpa air dan tidak dimanfaatkan. Sekarang juga telah selesai tender untuk membangun WC di bukit gunung Klabat dengan anggaran Rp 500 juta lebih.. (lapis emas barangkali)..
Seperti kita ketahui di kaki gunung Klabat tidak ada air sama sekali, maka kemungkinan ini WC tadah hujan pertama di Indonesia….
Ini baru beberapa proyek yang terpantau di lingkungan Airmadidi. Kalau se- Minahasa Utara, wah pasti banyak proyek yang tidak bermanfaat, asal jadi, atau cuma for cari doi….
Pejabat yang terlibat dengan pemborong punya slogan …Yang penting so cair….io toh….terserah mo pake atau nda….bukang torang pe urusan …
Bagi warga Airmadidi yang belum punya WC, jangan khawatir. Sudah banyak WC umum. Sayang, airnya bawa dari rumah sendiri….

24 Mei 2009

Ribuan Kilometer Jalan Masih Rusak

LIKUPANG--Perhatian Pemkab Minut terhadap infrastruktur jalan perlu ditambah. Pasalnya, jalan kabupaten tanggungan pemkab masih banyak yang belum diaspal atau kondisi belum baik. Lihat saja, panjang jalan kabupaten mencapai 1.376 km namun teraspal baik sekitar 785.7 km. Belum teraspal baik sekitar 2161 km. Jalan yang masih dalam kondisi rusak diantaranya di wilayah desa Warisa-Teep Talawaan, Talawaan Warisa, Wusa Winetin Tumbohon Kecamatan Talawaan. Sejumlah desa di Kecamatan Likupang Barat, Wori-Kima Bajo. Namun saat ini, Pemkab hanya terfokus pada pembangunan jalan lingkar di kawasan Kantor Bupati yang tahap pertama 2008 habis Rp5 miliar dan saat ini lagi dibangun jalan dari kantor bupati menuju Perum Pemkab Matungkas dengan anggaran Rp928 juta.Sejumlah warga Minut mengatakan, perhatian pemkab terhadap perbaikan jalan perlu diperhatikan. Sebab, masih banyak jalan rusak total bahkan banyak desa di Minut belum saling tehubung, karena jalannya belum tembus. Karena saat ini terlihat hanya fokus di Airmadidi saja sedangkan di daerah pinggiran belum optimal diperbaiki. ”Instansi terkait perlu proaktif. Jalan sentraproduksi belum baik,” kata sejulah warga di wilayah Likupang Timur.Menanggapi hal ini, Kabag Humas Dra Yeanette Possumah mengatakan, beban jalan pemkab memang banyak namun anggaran terbatas, karen harus dibagi dengan kebutuhan yang lain. Namun saat ini, yang sudah diaspal sudah banyak. Ini semua untuk kepentingan rakyat Minut khususnya. ”Pemkab tetap akan berusaha membuat jalan makin baik, tapi tentunya terbatas dengan anggaran,” kata Possumah.(van)

No Status Panjang Jalan Aspal
1. Jalan Nasional 143,59 Km 143,59 Km
2. Jalan Provinsi 174,98 Km 104,47 Km
3. Jalan Kabupaten 1.376 km 785.70 km


sbr. Mdopost, 23 mei 2009

20 Mei 2009

Airmadidiku...

Bagi yang sudah lama merantau alias tidak pulang kampung, ini foto sebagian Kota Airmadidi dari udara...sorry cuma dari bukit.




Menjaga, Bukan Merusak!

Lingkungan haruslah tetap dijaga, jangan dirusak. Tapi bagaimana dengan Pemkab Minut? Ini bukan provokasi. Lihat saja sendiri material dari bukit yang dirusak, di kompleks perkantoran Minahasa Utara.. semoga tidak terjadi apa-apa dengan kompleks perkantoran.